Bukan juga perkara mudah bagi kedua tim yang berada di urutan 9 dan 10 ini, karena tim berada di zona degradasi di atasnya Persiku Kudus juga tidak akan tinggal diam terpaku, meskipun pada pertandingan berikutnya dijadwalkan menghadapi tim papan atas seperti Barito Putra, Persiba Balikpapan, Tornado FC dan Persipura Jayapura sebagai tim tamu.
Tidak mudah juga bagi tim Laskar Mahesa Jenar, karena setelah berada di bawah manajemen baru dan melakukan perombakan besar-besaran tim, hingga pada pertandingan ini belum dapat menurunkan 11 pemain barunya yang sebagian besar merupakan eksodus Persela Lamongan karena menunggu dibukanya bursa musim tranfer pada 10 Januari mendatang.
“Misi saya yang paling dekat adalah membenahi tim, dari pemain, pelatih sampai manajemen untuk mencoba menyelamatkan PSIS agar kembali ke jalurnya,” kata CEO PSIS Semarang Datu Nova Fatmawati.
Setelah melakukan pembenahan manajemen, kemudian mengganti pelatih yang saat ini dipercayakan kepada Jefri Sastra, PSIS Semarang merekrut pemain anyar yang diharapkan dapat menyelamatkan tim dari zona degradasi di sisa pertandingan Liga Championship yakni Denilson Rodrigues, Aldair Simanca, Rafinha, Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, Tegar Infantrie, Gustur Cahyo, Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio dan Fahmi Al-Ayyubi.(red)






