Menurutnya, Pemko Tanjungbalai melibatkan berbagai unsur lainnya, seperti Camat, lurah dan perangkat wilayah, dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini. Hasil pengawasan tersebut akan dilaporkan kepada Wali Kota dan satuan tugas terkait untuk memastikan seluruh temuan di lapangan segera ditindaklanjuti.
“Kami pantau terus proses dari hulu ke hilir. Anak-anak harus menerima manfaatnya secara maksimal,” tambahnya.
Muhammad Fadly juga menyampaikan, Saat ini terdapat telah beroperasi 10 (sepuluh) SPPG di Kota Tanjungbalai dan hari ini kita mengunjungi 5 SPPG lagi yang akan siap melayani kebutuhan pangan bergizi bagi sekolah-sekolah dari jenjang TK hingga SMA.
Meskipun prosesnya bertahap, Muhammad Fadly meminta seluruh pengelola segera melengkapi persyaratan yang ditentukan, termasuk uji laboratorium bahan makanan dan sertifikasi kebersihan.
Selain itu, Pemko Tanjungbalai juga berkoordinasi dengan instansi dan Dinas terkait untuk memastikan pengelolaan sampah di lingkungan dapur tidak mengganggu higienitas dan kualitas produksi, tuturnya
Dengan pengawasan ketat dan kolaborasi lintas sektor, Pemko Tanjungbalai berharap program SPPG dapat terus berjalan optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan gizi masyarakat dan mendukung generasi sehat di Kota Tanjungbalai, tutup Wakil Wali Kota.(Vin)






