Ahmad Afandi Harahap Apresiasi 100 Hari Kinerja Kapolrestabes Medan

oleh

Afandi menilai langkah agresif pemberantasan narkoba di Medan sejalan dengan program Presiden RI Prabowo Subianto dalam Astacita ke-7, serta instruksi Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memukul jaringan narkotika dari hulu ke hilir.

Ia menyoroti strategi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang menyasar barak narkoba, loket-loket peredaran, tempat hiburan malam (THM), hingga pengungkapan kasus besar yang melibatkan jaringan nasional dan internasional.

“Pendekatan GSN ini penting karena memukul langsung titik-titik distribusi. Tapi pekerjaan rumahnya adalah memastikan efek jera, bukan hanya tangkap pelaku kecil, melainkan bongkar bandar dan jaringan di belakangnya,” ujarnya.

Dari pemetaan wilayah rawan narkoba, Afandi memberi perhatian khusus pada wilayah hukum Polsek Medan Tembung dengan 89 kasus dan 110 tersangka.(rel)