Produktif Tanpa Henti! WBP Lapas Kelas II B Muara Bungo Sulap Pasir dan Semen Jadi Bata

oleh

Muara Bungo (medanbicara.com) – Suasana di Lapas Kelas IIB Muara Bungo kali ini terlihat berbeda. Bukan cuma rutinitas pembinaan biasa, tiga orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tampak sibuk mengolah pasir dan semen menjadi batu bata. Tangan boleh penuh semen, tapi semangat tetap kinclong.

Dalam satu kali proses pembuatan, mereka menggunakan 2 sak semen dan 10 gerobak angkong pasir. Dari campuran sederhana itu, tercetak sekitar 160 batu bata dalam sekali produksi. Dari yang tadinya cuma tumpukan bahan bangunan, berubah jadi hasil karya yang siap dikeringkan dan dimanfaatkan.

Meski hanya bertiga, pembagian tugas mereka sudah seperti tim proyek profesional. Ada yang fokus mencampur adonan, ada yang mencetak, dan ada yang merapikan hasilnya. Kekompakan mereka bikin pekerjaan terasa lebih ringan—dan hasilnya pun maksimal.

Kasi Binadik Tiopan P. Situmorang menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membuat batu bata, tapi juga membangun keterampilan dan karakter. “Kegiatan ini bagian dari pembinaan kemandirian. Kami ingin WBP punya bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat. Dari adukan semen ini, kami berharap tercetak juga pribadi yang lebih kuat, disiplin, dan siap bekerja,” ujarnya.

Dia juga sempat berseloroh, “Kalau terus begini, jangan kaget kalau nanti batu bata produksi lapas bisa jadi andalan. Kualitasnya sudah teruji, dibuat dengan kerja keras dan semangat perubahan,” ujarnya.