Sementara itu Dandim 0207/Sml Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana, menjelaskan, selama ini sebagian warga harus menempuh perjalanan, dengan melewati jembatan yang tadinya terbuat dari kayu dengan kondisi yang tidak memadai sudah, bahkan sebahagian kayu sudah mengalami kerusakan.
Dengan hadirnya jembatan baru ini, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Selain membuka akses antar desa, Pembangunan jembatan merupakan langkah nyata TNI dalam membantu masyarakat pedesaan agar memiliki akses transportasi yang lebih baik.
“Program 200 Titik Jembatan Garuda ini bertujuan membuka isolasi desa dan mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, kita berharap jembatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, baik dari segi memudahkan akses mobilitas, ekonomi, pendidikan,maupun pelayanan kesehatan” ungkap Dandim
Program 200 Titik Jembatan Garuda ini juga merupakan salah satu contoh nyata komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat di daerah.
“Melalui program ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah pedesaan.” ungkap Dandim.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh, Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, Kasrem 022/PT, Letkol Inf B. Simanjuntak, Kapolsek Tanah Jawa, Jajaran Koramil Tanah Jawa, para Babinsa, perangkat desa dan masyarakat.(rel)






