“Misalnya pertimbangan jika di sana itu ada Hub Ekonomi dan Logistik, Zona Produksi, dan Destinasi Wisata/Budaya. Mana yang bisa kita perbaiki dan kita bangun. Tapi saya minta pemetaan dulu, agar kita bisa tahu mana yang jadi prioritas,” jelas Bobby Nasution.
Selain itu, Bobby Nasution juga menilai beberapa kondisi di wilayah Kepulauan Nias memerlukan penanganan khusus agar pembangunan dapat berjalan maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut termasuk peningkatan pelayanan publik, seperti sektor kesehatan dan sarana pendidikan.
“Untuk mendukung sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Provinsi akan bantu. Tetapi memang kita punya keterbatasan, sehingga kita akan melihat dulu mana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di sana. Dan nanti pasca Hari Raya Idulfitri, kami akan berkantor di sana,” jelas Gubernur.
Sementara itu, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan bahwa saat ini terjadi penambahan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp114 miliar. Ia juga mengapresiasi perhatian Gubernur terhadap kabupaten yang masuk kategori wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Terima kasih Pak Gubernur, karena memungkinkan ada perbaikan di Nias Utara terutama infrastruktur jalan, fasilitas pendukung sekolah dan kesehatan. Kami mohon dukungan Pak Gubernur agar beberapa sarana yang memprihatinkan kondisinya, bisa dibangun,” ujar Amizaro. (*)






