Sementara itu, Ketua Kelompok I TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Lurinim Purba, menekankan bahwa pembinaan ini adalah langkah serius, bukan sekadar seremoni. Ny Lurinim memaparkan sejumlah poin krusial yang harus diperhatikan, mulai dari penataan lingkungan yang sesuai prinsip AKU HATINYA, hingga pentingnya administrasi dan dokumentasi yang rapi sebagai bukti kerja nyata.
“Kader PKK harus berperan aktif sebagai penggerak. Program ini harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya aktif saat penilaian saja,” ujar Ny. Lurinim tegas.
Antusiasme dan dukungan terhadap Nagori Bandar Siantar juga ditunjukkan oleh berbagai instansi terkait. Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, BPMN, Dinas Perumahan, Dinas Perindag, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan hingga Dinas Sosial menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh persiapan menuju penilaian tingkat provinsi.
Sebagai wujud nyata dukungan, dilakukan berupa penyerahan bantuan sarana dan prasarana yang sangat bermanfaat. Bantuan tersebut meliputi 3.000 ekor bibit ikan lele, pakan ikan starter sebagai stimulus, berbagai jenis bibit sayuran, alat penyiram tanaman, cangkul, bibit pohon mangga, serta pupuk organik.
Kegiatan ditutup dengan sesi pembinaan teknis yang dibagi ke dalam masing-masing Kelompok Kerja (Pokja), memastikan setiap kader PKK Nagori memahami tugas dan tanggung jawabnya untuk bersama-sama mewujudkan Nagori Bandar Siantar yang unggul dan representatif.(rel)






