Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, menyambut positif inisiatif Telkomsel, namun menekankan pentingnya keselarasan dengan sistem dan kebijakan digital yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Tanjungbalai.
“Saya setuju aja, tapi harus dibicarakan dulu secara teknis, dimulai dari sekolah mana. Kami siapkan tempatnya, Telkomsel masuk dengan perangkatnya. Jadi kita bangun bersama ruang-ruang digital di beberapa sekolah,” ujarnya.
Fadly juga menyarankan sebagai tahap awal, Telkomsel sebaiknya melakukan uji coba implementasi pada sejumlah sekolah di Kota Tanjungbalai.
Ia juga meminta agar Tim Percepatan Digitalisasi Pemerintah Kota Tanjungbalai turut dilibatkan khususnya dinas Kominfo untuk memastikan integrasi program berjalan optimal dan selaras dengan program Pemerintah Kota Tanjungbalai.
“Ada tim percepatan digitalisasi, jadi semua harus terkoneksi dengan baik. Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri,” tambahnya.
Lebih jauh, Fadly juga menegaskan agar dalam kolaborasi program ini, Telkomsel mengutamakan arah pemberdayaan masyarakat dan manfaat jangka panjang, bukan orientasi komersial semata.
Kita dorong dulu manfaatnya. Pemberdayaan masyarakat harus di depan. Kalau komersialnya di depan, biasanya program tidak akan bertahan lama, tegasnya.
Fadly berharap penjajakan kolaborasi tersebut menjadi langkah awal kerja sama strategis antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Telkomsel dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis digital yang berkelanjutan.(Vin)






