Simulasi tidak berhenti pada pengendalian massa. Respons cepat ditunjukkan aparat, dengan pengejaran dan penangkapan pelaku hingga situasi dinyatakan terkendali.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, menegaskan, latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya menguji kesiapan secara menyeluruh mulai dari personel, peralatan, hingga pola koordinasi lintas instansi.
“Melalui simulasi ini, kita pastikan seluruh unsur mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional menghadapi setiap dinamika di lapangan,” ujarnya.
Meski demikian, pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, namun ruang penyampaian aspirasi secara damai tetap dijamin. (man)






