Lebih lanjut Plh Wali Kota mengatakan Alokasi DAU ke masing-masing daerah berdasarkan perhitungan yang mempertimbangkan data-data dasar di antaranya data Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) sebagai faktor penyesuai terbesar.
Selanjutnya diketahui bahwa terjadi penurunan nilai IKK Kota Tanjungbalai sebesar 0,32 poin yakni dari sebesar 94,78 poin di tahun 2024 menjadi sebesar 94,46 poin di tahun 2025. Hal ini diperkirakan dapat berpengaruh pada besaran alokasi DAU Kota Tanjungbalai tahun 2027 mendatang.
Oleh karenanya, Plh Wali Kota Muhammad Fadly meminta bimbingan dan petunjuk dari BPS Sumut dalam memberikan pemahaman langsung terkait yang disampaikan.
Fadly menjelaskan, kerjasama strategis dengan BPS sangat penting untuk memperkuat pertukaran dan pemanfaatan data statistik berbasis bukti dorong penerapan fiskal daerah.
Menurutnya, ketersediaan data yang valid menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan, khususnya dalam mewujudkan visi Tanjungbalai Emas (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera)
“Kolaborasi ini akan semakin memantapkan arah kebijakan pembangunan kota yang didukung oleh data akurat dan terpercaya,” pungkas Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina.(Vin)






