Bapenda Kota Medan Studi Tiru ke Denpasar, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD Berbasis Digital

oleh

Selain itu, Bapenda Kota Denpasar juga memaparkan sejumlah inovasi pelayanan digital seperti SIMPADA Terpadu, aplikasi mobile Pajak Digital (PAGI) Denpasar, hingga berbagai klaster digital pelayanan pajak yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perpajakan secara cepat, mudah, dan transparan.

Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas pengelolaan pendapatan daerah di Kota Medan.

“Melalui studi tiru ini, kami mendapatkan banyak informasi dan praktik baik yang dapat menjadi bahan evaluasi maupun kajian untuk diterapkan di Kota Medan, khususnya dalam penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi penerimaan PAD,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi dan komunikasi antardaerah menjadi hal penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan pendapatan daerah yang semakin dinamis.

Kunjungan studi tiru yang dilaksanakan secara non APBD atas dukungan dan bantuan dari salah satu mitra perbankan di Sumatera Utara ini, diharapkan terjalin hubungan koordinasi dan kerja sama yang semakin erat antara Bapenda Kota Medan dan Bapenda Kota Denpasar, sekaligus menjadi bahan rekomendasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Medan ke depan.(rel)