“Begitu juga dengan proses penyaluran karena selama ini padam listrik berulang kali sehingga tekanan pada pipa kita juga berulang kali terjadi turbulensi sehingga banyak pipa-pipa kita yang pecah, karena ketika listrik mati mesin kita mati air itu kembali ke sumber sehingga kita menghidupkan genset kembali air itu kita tekan sehingga terjadi tekanan di dalam pipa ini,” jelasnya.
Salah satu pipa yang paling penting pecah berada di Jalan Purwo, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Ardian mengungkapkan jika pipa distribusi utama pecah dengan ukuran 1.000 milimeter.
“Yang paling parah ada satu pipa 1.000 milimeter pipa distribusi utama kita itu pecah, itu yang paling berdampak karena pipanya harus kita ganti, tetapi beberapa titik lain dapat diperbaiki,” ujarnya.
Saat ini proses perbaikan mesin maupun pipa masih berlangsung. Ardian menuturkan jika air kemungkinan normal kembali besok, Kamis (11/6) siang atau sore. “Diharapkan besok siang atau sore hari air sudah bisa hidup kembali,” tuturnya.(rel)






