Di sela aktifitas dari empat lokasi menawarkan ragam permainan judi lewat perangkat mesin itu berhembuslah nama Aseng Kayu yang santer disyaki berjuluk Dewa Judi Sumatera Utara, serta Asen.
Sosok terakhir -juga berdarah Tionghoa- santer ditengarai berjuluk Raja Judi Medan Utara.
Sejumlah sumber anonim di Kompleks Marelan Point menduga kuat Asen dan Aseng Kayu sebagai pemilik 4 lokasi perjudian di sana. (bersambung)






