Usai dievakuasi, korban nantinya akan dipulangkan menuju Kabupaten Gayo Lues untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan instansi terkait.
“Korban yang kritis telah diberangkatkan ke Kota Cane,” ujar Syahri.
Dari informasi yang dihimpun, ambulans tersebut baru saja menyelesaikan tugas mengantar pasien ke RS Haji Medan dan sedang dalam perjalanan kembali ke Aceh saat kecelakaan terjadi.
Keterangan itu diperkuat oleh Surat Perintah Tugas yang diterbitkan RSU Muhammad Ali Kasim.
Dalam surat tersebut, perawat Sri Jayanti dan sopir Zupri Sahrizal ditugaskan mengantar pasien ke Medan pada Minggu (14/6/2026). Namun nahas, di perjalanan kendaraan ambulans terperosok masuk jurang.
Hingga Senin malam, proses evakuasi kendaraan belum dapat dilakukan. Ambulans masih berada di dasar jurang karena medan yang sulit dijangkau. Sementara, penyebab kecelakaan maut ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. (rel)






