Sementara itu, belasan penumpang lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan dan saat kejadian langsung dievakuasi ke RSU Bidadari Batu Bara untuk mendapatkan penanganan medis. Beberapa korban mengalami patah tulang, luka robek di bagian kepala dan wajah, hingga memar di sejumlah bagian tubuh.
Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan melalui jajaran Satlantas langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas melakukan evakuasi korban, olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti berupa bus Isuzu BK 7604 VK dan SIM A milik pengemudi.
Polres Batu Bara juga telah menerbitkan surat perintah penyelidikan dan melakukan koordinasi dengan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Sumatera Utara guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Selain itu, petugas melakukan penyisiran dan pengecekan rekaman CCTV di sejumlah ruas jalan tol, mulai dari Tol Lima Puluh, Asahan, Tebing Tinggi, Sinaksak hingga Belmera Amplas untuk melacak keberadaan truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan bersama Kasat Lantas AKP Simon E. Simatupang dan Kanit Gakkum IPDA Junaidi juga melakukan pengecekan langsung terhadap barang bukti serta barang-barang milik korban. Polisi turut berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja terkait jaminan biaya perawatan para korban yang selamat.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi berharap identitas kendaraan truk yang terlibat dapat segera terungkap melalui rekaman CCTV dan hasil analisis Tim TAA Polda Sumut sehingga pengemudi yang bertanggung jawab dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku.(Vin)






