Karena yang menjalankan bisnis narkoba jenis sabu dipercayakan “sibos” kepada anggotanya yang dilengkapi handy talki (HT) . Padahal kalau polisi mau menangkap “sibos” sangatlah mudah, karena “sibos” paling bisa bertahan lari hingga 500 meter saja karena badannya gempal. Meskipun demikian, untuk menembus lokasi “Sibos” jualan tergolong rumit karena banyak anggotanya yang piket dengan menggunakan HT.
Kasatrea Narkoba Polresta Dell Serdang Dr. Kompol Fery Kusnadi ketika diinformasikan mengenai “si bos” ini menegaskan segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan. (man/bersambung)






