Selanjutnya, Rekonstruksi Jalan Huta VIII Batu VII (Nagori Silau Malaha): Rp100.000.000. Rekonstruksi Jalan Huta V menuju Silau Malaha (Nagori Silau Manik): Rp150.000.000. Rekonstruksi Jalan di Nagori Silau Malaha: Rp150.000.000. Rekonstruksi Jalan Huta Sidorejo Ujung (Nagori Sitalasari): Rp200.000.000.
Rekonstruksi Jalan Huta III (Nagori Pematang Silampuyang): Rp250.000.000. Pembangunan Bangunan Pengaman Badan Jalan Perumahan Marihat (Nagori Silau Malaha): Rp300.000.000. Pembangunan Bangunan Pengaman Huta Flamboyan dan Angsana (Nagori Nusa Harapan): Rp1.500.000.000. Pembangunan Parit Pasangan Samping Kodim (Nagori Pantoan Maju): Rp1.500.000.000. Rekonstruksi Jalan Gang Rambi Haloho: Rp150.000.000.
Pada Sektor irigasi Kecamatan Siantar juga mendapat perhatian serius, seperti: Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Semangat Baris (742 hektare): Rp1.300.000.000 dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Laras II Batu IV/Pantoan (760 hektare): Rp400.000.000.
Program-program ini menjadi bukti nyata upaya menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan hingga ke wilayah paling terpencil.
Pangulu Nagori Laras II, D Barta Silalahi bersama Camat Siantar M. Iqbal menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas perhatian serta kehadiran langsung jajaran pemerintah kabupaten.
Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat, Pardingotan Sidabutar yang menyambut gembira rencana pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan warga. Perwakilan lansia Rospita Sidabutar pun mengaku sangat terharu.
“Kami bersyukur Bapak Bupati dan Ibu berkenan hadir ke nagori kami. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan memimpin, sehingga seluruh program membawa kesejahteraan bagi masyarakat Simalungun,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun membangun kedekatan dengan masyarakat, menghadirkan pelayanan terbaik, serta mewujudkan pembangunan adil dan merata demi terwujudnya Simalungun yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.(rel)






