Tahapan perencanaan pembangunan SMK Pariwisata ini telah memasuki fase matang. Bobby mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah menyiapkan lahan, sementara dokumen Detail Engineering Design (DED) juga telah rampung.
“Tanahnya sudah kami siapkan, tinggal kami membangun. Jadi DED-nya sudah kami buat,” jelasnya. Dengan kesiapan ini, proyek strategis tersebut diyakini dapat segera direalisasikan.
Kehadiran SMK Pariwisata berasrama ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak akan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Selama ini, pengembangan Danau Toba sebagai destinasi kelas dunia sering terkendala oleh kurangnya tenaga terampil di bidang perhotelan, kuliner, pemandu wisata, dan pengelolaan destinasi.






