Dewan Usul BUMD Sumut Kelola Rumput Laut Nias Utara dari Hulu ke Hilir

oleh

Sumut (medanbicara.com) – Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Golkar, Viktor Silaen, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk terlibat langsung dalam pengelolaan komoditas rumput laut di Kabupaten Nias Utara.

Menurut Viktor, potensi rumput laut di kawasan Pantai Tureloto, Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, sangat besar dan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi D itu usai meninjau aktivitas pengolahan rumput laut bersama Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dan Anggota Komisi D lainnya di Nias Utara, Kamis (6/8/2026).

“Selama ini masyarakat hanya menjual rumput laut kepada penampung atau toke. Ke depan, BUMD bisa hadir membeli hasil panen masyarakat dengan harga yang layak, kemudian mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Jadi pemerintah tidak hanya mengelola bahan baku, tetapi juga menghasilkan produk jadi,” kata Viktor.

Ia menilai pola tersebut akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dibanding hanya menjual rumput laut dalam bentuk mentah.

Menurutnya, industri turunan rumput laut memiliki pangsa pasar yang luas, mulai dari sektor makanan, kosmetik hingga berbagai kebutuhan industri lainnya. Selain itu, kebutuhan modal untuk mengembangkan usaha pengolahan dinilai tidak terlalu besar dibanding potensi keuntungan yang bisa diperoleh.