Medan (medanbicara.com) – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memperkenalkan inovasi digital unggulan Kota Medan, QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization) dalam forum APEKSI Leadership Dialogue 2026 yang berlangsung di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “The Future of Digital Governance” tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) sebagai bagian dari rangkaian Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 yang berlangsung pada 5–6 Agustus 2026. Forum ini mempertemukan kepala daerah, pemerintah pusat, akademisi, pelaku industri, serta mitra teknologi untuk membahas arah transformasi digital pemerintahan di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan memaparkan inovasi QRESTO sebagai solusi digital pertama di Indonesia yang menerapkan sistem split bill pajak daerah secara otomatis pada transaksi pembayaran di restoran.
“Saya berkesempatan hadir dan berbagi gagasan di ajang APEKSI Leadership Dialogue 2026. Pada forum ini, saya mempresentasikan inovasi unggulan Kota Medan, yaitu QRESTO, solusi digital split bill pajak daerah pertama di Indonesia,” ujar Rico Waas.
Rico menjelaskan, selama ini mekanisme pembayaran pajak restoran dengan sistem self-assessment masih menyisakan berbagai tantangan, khususnya terkait transparansi dan optimalisasi penerimaan pajak daerah. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Bank Sumut, dan Bank Indonesia menghadirkan sistem QRESTO sebagai inovasi dalam tata kelola penerimaan pajak daerah.






