Bupati Simalungun: Parapat Potensi Pariwisata, Diperlukan Kolaborasi dan Kreativitas

oleh

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Parapat menyimpan potensi pariwisata luar biasa yang telah dikenal hingga mancanegara. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan gagasan segar dari seluruh pihak agar keindahan Danau Toba semakin menarik dikunjungi.

“Parapat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan telah dikenal hingga mancanegara. Diperlukan kolaborasi dan kreativitas bersama untuk menghadirkan berbagai program dan kegiatan guna meningkatkan daya tarik wisatawan,”ujar Bupati .

Oleh karenanya Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyusun program dan menggelar berbagai acara agar semakin banyak wisatawan, baik dalam maupun luar negeri, berkunjung ke kota yang kita cintai ini. Pengembangan pariwisata pun diharapkan beriringan dengan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan warga setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang sedang maupun akan dilaksanakan di wilayah tersebut. Antara lain rekonstruksi Jalan Talun Sungkit–Bukit Barisan sepanjang 1.100 meter senilai Rp2,2 miliar; Jalan Lingkungan III sepanjang 127 meter Rp450 juta; Jalan Huta Borno I dan II menuju Terminal Sosor Saba Parapat masing-masing sepanjang 128 meter dan 107 meter senilai Rp200 juta per ruas; serta Jalan Gang Bahagia Lingkungan I sepanjang 97 meter Rp200 juta.

Selain jalan, telah selesai pengadaan satu unit pompa di RTP Pantai Bebas Parapat senilai Rp17,6 juta. Direncanakan pula pembangunan dan rehabilitasi Jalan Usaha Tani sepanjang 150 meter senilai Rp197,25 juta, serta rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 245 meter di Kelurahan Girsang dan Nagori Sipangan Bolon, masing-masing senilai Rp196 juta. Semua upaya ini bertujuan memperlancar akses warga, mendukung pertanian, serta memperkuat fondasi pariwisata kawasan Danau Toba.

Sementara itu, Ketua TP.PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, mengingatkan peran strategis PKK dan Posyandu sebagai garda terdepan pembangunan keluarga. “Kader PKK dan Posyandu harus semakin aktif mendampingi masyarakat, memberi edukasi kesehatan, pengasuhan anak, hingga kesejahteraan keluarga. Kekuatan pembangunan bermula dari keluarga yang sehat dan sejahtera,” pesannya.

Kunjungan kerja itu berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga tampak puas menerima pelayanan sekaligus berkesempatan menyampaikan harapan langsung kepada pemimpin daerah.

Kehadiran Bupati beserta jajaran diharapkan mempererat ikatan sinergi pemerintah dan masyarakat, mewujudkan “Semangat Baru, Simalungun Maju” melalui pelayanan yang dekat, pembangunan yang berkelanjutan, serta kesejahteraan yang merata dirasakan seluruh warga.(rel)