“Teruslah membawa nama baik Karo di mana pun kita berada. Tetaplah berbuat baik, menjaga kebersamaan, serta memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dan daerah,” pesan Tiorita.
Ia juga berharap Persadaan Merga Silima dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Langkat dalam menjaga kerukunan antarwarga, memperkuat nilai-nilai budaya, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Tiorita menekankan bahwa pelestarian budaya tidak hanya berkaitan dengan mempertahankan tradisi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, budaya dapat menjadi salah satu kekuatan untuk membangun persatuan dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
Sementara itu, Ketua terpilih Persadaan Merga Silima, Edi Bahagia, menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi tersebut menjadi semakin solid, aktif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 dapat menjalankan program organisasi secara baik, memperkuat hubungan antarpengurus dan anggota di berbagai kecamatan, serta terus menjaga semangat persaudaraan masyarakat Karo di Kabupaten Langkat.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif. Kedua pihak membahas rencana pelantikan sekaligus pentingnya membangun sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung kehidupan sosial, budaya dan pembangunan Kabupaten Langkat.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap pelantikan Persadaan Merga Silima periode 2026–2029 dapat berlangsung lancar dan sukses. Lebih dari sekadar agenda organisasi, pelantikan itu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kelestarian budaya Karo, memperkokoh kerukunan masyarakat, serta mendorong kontribusi masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Langkat yang harmonis dan berdaya saing.(rel)






