Hasil pengecekan menemukan bongkahan batu berukuran besar menghambat aliran Sungai Siboro, yang diduga menjadi salah satu penyebab meluapnya air hingga mencapai kawasan pemukiman. Temuan ini menjadi prioritas tindak lanjut melalui koordinasi lintas instansi guna mencegah banjir susulan.
Kepala BPBD menyatakan hasil peninjauan akan segera dilaporkan kepada Bupati Simalungun sebagai dasar penanganan di lapangan. “Kami akan melaporkan hasil peninjauan ini kepada Bapak Bupati agar titik permasalahan dapat segera ditangani, termasuk perbaikan fasilitas pendidikan dan rumah warga yang terdampak, sehingga dapat secepatnya diperbaiki,” ujar Budiman.
Budiman menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terkena musibah adalah wujud nyata komitmen untuk memastikan warga mendapatkan perhatian, bantuan, dan penanganan secara cepat.
Sementara itu, Dinas Sosial turut menyalurkan bantuan sebagai bagian dari langkah tanggap darurat. Pemkab Simalungun melalui BPBD, Dinas Sosial, TNI, Polri, dan Forkopimca Haranggaol Horisan akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi dalam penanganan dampak banjir sekaligus mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.
Gerak cepat, turun langsung, dan hadir di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Simalungun dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat menghadapi bencana.(rel)






