Tiorita juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan pribadi, kelompok maupun oknum tertentu dan menjanjikan dapat mengurus bantuan dengan meminta imbalan.
“Saya sampaikan secara tegas, jangan mempercayai informasi yang muncul di tengah masyarakat mengatasnamakan pribadi, kelompok atau oknum yang meminta imbalan untuk mengurus bantuan tersebut,” tegasnya.
Tiorita berharap seluruh proses perbaikan rumah penerima bantuan dapat dilaksanakan dan diselesaikan secepatnya, sehingga masyarakat yang terdampak bencana banjir pada 2025 dapat segera kembali menempati rumah yang lebih layak dan merasakan manfaat bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, perbaikan rumah masyarakat korban banjir Kabupaten Langkat tahun 2025 di Pangkalan Susu sudah berjalan, direnovasi dan dikerjakan. Kami akan terus memantau dan mengawasi jalannya bantuan tersebut. Ini sebagai bentuk kehadiran Pemerintah Kabupaten Langkat untuk selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kami,” ujar Tiorita.
Ia menambahkan, pengawasan di lapangan penting dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjaga agar bantuan pemerintah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Peninjauan tersebut turut didampingi sejumlah kepala OPD Pemerintah Kabupaten Langkat, Camat Pangkalan Susu, Forkopimcam Kecamatan Pangkalan Susu, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kecamatan Pangkalan Susu. (rel)






