“Baik, nanti kita panggil lurahnya. Kita minta supaya dibersihkan. Di mana lagi daerahnya? Biar kita berikan perhatian,” kata Rico Waas.
Bagi Rico Waas, keluhan warga tersebut menjadi pengingat bahwa pengawasan kebersihan lingkungan harus dilakukan secara rutin. Ia pun meminta Camat Medan Amplas, Zulfahmi Tarigan memastikan seluruh kelurahan di wilayahnya terus disisir untuk menemukan titik-titik yang masih dipenuhi sampah.
Rico Waas bahkan meminta para lurah yang hadir berdiri untuk memastikan arahan tersebut didengar dan menjadi perhatian bersama. Ia menekankan, jangan sampai aparatur melihat sampah berserakan tetapi tidak mengambil tindakan.
Ketegasan Rico Waas kembali terlihat ketika seorang warga perempuan melaporkan adanya tumpukan sampah di lahan kosong di samping rumahnya, tepatnya di kawasan Selambo 6, Kelurahan Amplas, dekat masjid tempat kegiatan Safari Jumat berlangsung.
Warga tersebut mengaku sudah beberapa kali melaporkan persoalan itu. Meski laporan pernah ditanggapi, tumpukan sampah di lokasi tersebut masih menjadi keluhan warga.
Mendengar laporan itu, Rico Waas langsung meminta Lurah Amplas, Ardiansyah Lubis bertemu dengan warga dan memastikan titik persoalannya.
“Pak Lurah, kami perintahkan! Bapak temui Ibu tadi, tunjukkan di mana titik sampahnya, kemudian bersihkan! Bisa?” tegas Rico Waas.
Instruksi itu sekaligus menegaskan bahwa setiap laporan warga harus berujung pada penyelesaian konkret. Lurah tidak cukup hanya mengetahui adanya persoalan, tetapi harus turun langsung melihat kondisi lapangan dan memastikan penanganannya.
Rico Waas meminta jajaran kewilayahan meningkatkan perhatian terhadap kondisi lingkungan. Menurutnya, kebersihan kota tidak akan terwujud apabila pengawasan di tingkat paling dekat dengan masyarakat tidak berjalan maksimal.
Melalui Safari Jumat tersebut, Rico Waas menegaskan pemerintah membutuhkan keterlibatan masyarakat untuk mengawasi kebersihan lingkungan. Warga diminta berani melaporkan titik penumpukan sampah, sementara camat dan lurah wajib merespons dengan tindakan nyata.(rel)






