“Kami ingin pelayaran perdana ini diawali dengan kebaikan. Memberikan santunan kepada anak yatim adalah wujud rasa syukur kami. Semoga Kapal Camar 33 ini membawa rezeki tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi para petani, masyarakat Langsa, dan anak-anak kita,” ujar Susila Nasution.
Usai rangkaian acara peresmian dan pemberian santunan, Kapal Camar 33 dijadwalkan memulai pelayaran perdananya pada Minggu (8/11/2026) menuju Thailand dengan membawa berbagai komoditas ekspor dari Aceh dan Sumatera Utara.
Adapun muatan perdana kapal tersebut meliputi sapu lidi, pinang, arang, daun rokok, pisang, makanan dan minuman kemasan, ikan segar, sayuran, belacan, ikan asin atau ikan kering, serta berbagai buah-buahan dan komoditas hasil pertanian lainnya.
Dengan dibukanya rute pelayaran Langsa-Thailand, PT Sila Internasional Logistik berharap dapat memperluas akses pasar ekspor bagi produk lokal, meningkatkan kesejahteraan petani, serta membuka peluang lapangan kerja baru.
Selain itu, kehadiran Kapal Camar 33 diharapkan dapat mendorong Langsa menjadi salah satu gerbang ekspor Indonesia menuju kawasan Asia Tenggara.(vin)






