TANJUNGBALAI (medanbicara.com) – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menyoroti berbagai persoalan serius yang mengancam generasi muda, mulai dari kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur hingga maraknya penggunaan vape dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Hal itu disampaikan Mahyaruddin saat menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi pengurus Dewan Pendidikan Kota Tanjungbalai periode 2026-2031 di ruang kerjanya, Kamis (5/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fitra Hadi serta Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting Suka.
Sementara dari Dewan Pendidikan hadir Ketua Vijay Kumar, Wakil Ketua Khairil Abdi, Sekretaris Yuha Syufat, Wakil Sekretaris Khairuddin, Bendahara Rizlan, serta sejumlah pengurus bidang.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Tanjungbalai, Vijay Kumar, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota yang telah menerima audiensi secara langsung. Ia sekaligus menyampaikan rencana pelantikan pengurus Dewan Pendidikan periode 2026-2031 yang dijadwalkan pada 23 November 2026.
Vijay menegaskan, Dewan Pendidikan berkomitmen memberikan kontribusi berupa masukan dan saran dalam menghadapi berbagai perkembangan serta tantangan dunia pendidikan ke depan.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Dewan Pendidikan juga menyatakan kesiapan mendukung program pembangunan Kota Tanjungbalai, khususnya mewujudkan Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera).
Menanggapi hal tersebut, Mahyaruddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Dewan Pendidikan yang telah terpilih. Ia berharap lembaga tersebut mampu menjalankan peran secara aktif dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan.






