MEDIA REALITAS – Prediksi Borneo FC vs PSIM Yogyakarta dalam laga Liga Indonesia, PSIM Yogyakarta dihadapkan pada situasi sulit menjelang pertandingan lanjutan BRI Super League tandang melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri pada Minggu (1/2/2026) pukul 15.30 WIB. Krisis di lini pertahanan menjadi sorotan utama pelatih kepala PSIM, Jean-Paul van Gastel, seiring absennya beberapa pemain kunci.
Masalah terbesar PSIM terletak pada sektor bek tengah. Pemain asing asal Argentina, Franco Ramos Mingo, dipastikan kembali absen karena sanksi akumulasi kartu merah yang ia terima pada pekan ke-17. Ini menjadi pukulan telak bagi tim berjuluk Laskar Mataram tersebut, mengingat Ramos Mingo adalah pilar penting di lini belakang.
Kondisi bek asing lainnya, Yusaku Yamadera, juga belum sepenuhnya optimal. Pemain asal Jepang ini masih dalam tahap pemulihan cedera, meskipun sudah dibawa dalam rombongan tim ke Samarinda. “Kami membawanya (Yusaku), tapi dia mungkin belum bisa menjadi starter. Secara perlahan dia kembali ke tim, itu bagus untuk tim dan dirinya sendiri,” ujar Van Gastel pada Sabtu (31/1/2026).
Menyikapi krisis di jantung pertahanan, Van Gastel menyatakan akan mengandalkan duet bek tengah lokal, yaitu Andy Setyo Nugroho dan Rendra Teddy Wijanarko. Keduanya telah dipercaya mengisi lini belakang pada laga sebelumnya saat PSIM takluk 0-3 dari Persebaya Surabaya.
Selain masalah di lini belakang, PSIM juga dipastikan tidak dapat diperkuat gelandang asing Donny Warmerdam. Pemain asal Belanda ini masih menjalani pemulihan cedera meskipun sudah kembali bergabung dalam sesi latihan tim. “Dia belum boleh melakukan kontak fisik. Dia perlahan kembali ke tim tapi masih butuh waktu,” jelas Van Gastel.
Menghadapi Borneo FC, Van Gastel menilai timnya harus segera bangkit dan memperbaiki performa, terutama setelah menelan kekalahan di kandang sendiri. Ia menyoroti pentingnya mengurangi kesalahan sendiri yang kerap dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.
“Kami selalu melakukan evaluasi, baik saat menang maupun kalah, jadi tidak ada bedanya. Mereka (lawan) menunggu kesalahan yang kami buat dan itulah taktik mereka yang cukup sederhana,” ujar Van Gastel.






