Prediksi Jepang vs Bahrain, Kualifikasi Piala Dunia 20 Maret 2025

oleh
Jepang vs Bahrain

MEDAN BICARA – Prediksi Jepang vs Bahrain dalam laga Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia, Dua tim yang berada di ujung berlawanan Grup C di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia AFC akan saling berhadapan pada hari Kamis saat pemimpin klasemen Jepang menghadapi Bahrain.

Tuan rumah berada di puncak grup dan belum pernah kalah, sementara tim tamu berada di urutan kelima klasemen tetapi hanya di luar empat besar karena selisih gol.

Jepang telah menikmati serangkaian hasil yang luar biasa sejak tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2022 melalui adu penalti melawan Kroasia, memenangkan 22 dari 27 pertandingan berikutnya di semua kompetisi.

Hasil tersebut membuat Jepang memuncaki Grup B di babak kedua kualifikasi Piala Dunia, mengamankan enam kemenangan dari enam pertandingan, sementara mereka berada di jalur yang tepat untuk mengamankan kualifikasi langsung ke Piala Dunia di posisi teratas di babak ketiga.

Hajime Moriyasu, yang bertugas sejak Agustus 2018, telah memimpin tim meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan mereka sejauh ini di babak kualifikasi ketiga, membuat mereka memiliki 16 poin dan keunggulan sembilan poin atas Australia yang berada di posisi kedua.

Jepang bisa menjadi negara non-tuan rumah pertama dan tim tercepat dalam sejarah yang memastikan kualifikasi mereka ke Piala Dunia mendatang jika mereka mengalahkan Bahrain pada hari Kamis, sementara hasil seri bisa jadi cukup tergantung pada hasil di tempat lain.

Moriyasu akan menyadari bahwa pertarungan dengan Bahrain jauh dari kemenangan yang mudah, karena tim tamu berjuang untuk mendapatkan kesempatan finis di empat besar grup.

Bahrain juga dalam performa yang kuat menjelang pertandingan hari Kamis, dengan empat kemenangan dan satu kekalahan dari lima pertandingan terakhir mereka, termasuk mengangkat trofi Piala Teluk setelah secara dramatis mengalahkan Oman 2-1 di final.

Bahrain, yang terakhir kali mengangkat Piala Teluk pada tahun 2019, harus bangkit dari ketertinggalan 1-0 untuk mengalahkan Oman, yang memimpin pada menit ke-17, dan dua gol pada menit ke-78 dan ke-80 sudah cukup untuk memastikan kebangkitan dan mengamankan trofi.