Capai Omzet Rp500 Juta per Bulan, WRD Jadi Pilihan Distributor Dimsum Medan

MEDAN (medanbicara.com)-Beroperasi sejak 2015, Waroeng Royal Dimsum (WRD) berhasil mencapai omzet Rp400-Rp500 juta per bulannya, hingga menjadi pilihan distributor Dimsum Medan.

Waroeng Royal Dimsum dikelola anak Medan, terpecah miliki sertifikat halal MUI-MDN :090108760919 dan DINKES P-IRT:2.06.1275.010550.23.

Owner Waroeng Royal Dimsum, Muhammad Ronny Suherza mengatakan, Dimsum Medan semakin populer di Indonesia. Dimsum tidak lagi langka, bisa ditemukan dimana saja. Namun perlu diketahui, tidak semua dimsum yang beredar di pasar terjamin kehalalan dari komposisi bahan bakunya.

“Banyak penjual dimsum di Medan menambahkan logo halal di jualannya, namun apakah halal yang mereka buat telah diuji,” tanya Rony saat berdikusi di rumah produksi dimsumnya, Jalan Beo No 54 Sei Sikambing B, Kota Medan, Kamis (7/10/2021).

“Kebanyakan mungkin saja sudah diuji, tapi diuji sendiri dengan standart sendiri, bukan dari POM MUI,” jawabannya menambahkan.

Menurutnya, agar para penikmat dimsum dan reseller tidak bingung dan ragu dalam memilih Dimsum Medan yang halal. Ia menawarkan dimsum murah serta menjanjikan keuntungan bagi reseller, untuk bergabung di Waroeng Royal Dimsum miliknya.

“Waroeng Royal Dimsum adalah home made pembuat dimsum di Kota Medan yang telah beroperasi sejak 2015 lalu, dan telah sangat berpengalaman dalam melayani konsumen dan para mitranya,” ungkapnya.

Ia pun meyakinkan, Waroeng Royal Dimsum telah mampu menghasilkan dan menjual ribuan dimsum perhari, hingga menjadikan Waroeng Royal Dimsum distributor dimsum di Medan dipercayai banyak mitra dan konsumen.

“Untuk informasi pemesanan dan kemitraan bisa langsung visit webnya di www.waroengroyaldimsum.co.id,” info Rony.

Selain menjajakan Dimsum Medan dengan variant rasa, kata Rony, Waroeng Royal Dimsum juga menjual berbagai produk makanan lainnya dalam bentuk frozen (beku). Di antara produknya durian kupas medan, daging durian, pancake durian medan, donat beku medan, cireng salju dan banyak jenis makanan beku lainnya.

“Dari hasil penjualan produknya tersebut, Waroeng Royal Dimsum mampu menghasilkan omzet Rp400-500 juta per bulan,” ungkapnya.(yan/rel)

Mungkin Anda juga menyukai