Anggota DPRD Sumut Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir di Kelurahan Pahang Tanjungbalai

Penyaluran bantuan beras oleh Anggota DPRD Propinsi Sumut, Mahyaruddin Salim didampingi Camat Datuk Bandar, Abu Said Lubis di Jalan RA Kartini Ujung, Kelurahan Pahang.(Ist/dev)

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan bantuan beras kepada korban banjir, di Jalan RA Kartini, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Selasa (15/12/2020).

Camat Datuk Bandar, Abu Said Lubis mengatakan, dari 5 kelurahan yang terkena banjir berkisar 5 ribuan lebih kepala rumah tangga terendam banjir

“Alhamdulillah sudah mulai berangsur surut cuaca panas mendukung, sehingga mempengaruhi debit air menurun, tanggul juga sudah diperbaiki dengan memasang tiang tiang. Informasi yang didapat dari Kepala Dusun Sei Dua Hulu Simpang Empat Asahan awal jebolnya tanggul berimbas di dua kecamatan ini,” kata Abu Said.

Menurutnya, posko kesehatan warga terdampak banjir juga sudah diinstruksikan walikota dibuka yakni di Jalan HM Nur, Jalan SMA Negeri 3 dan Jalan RA Kartini Ujung.

“Dan Alhamdulillah kita dapat kunjungan Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara Bapak Mahyaruddin Salim bersama Lion Club, sekaligus memberikan bantuan berupa sembako,” ujarnya.

Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara, Mahyaruddin Salim mengatakan, harus mendukung langkah-langkah yang diambil khususnya Pemerintah Kota Tanjungbalai, dengan didampingi Camat Kecamatan Datuk Bandar, Abu Said Lubis

“Walaupun memang perlu strecing dari kami Komisi E khususnya membidangi badan bencana Propinsi Sumut, dan harapan kami kepada Pemko Tanjungbalai berkoordinasi dengan baik perlu keterlibatan dari kami selaku Anggota DPRD Sumut khususnya Komisi E,” katanya.

Menyikapi hal ini, Mahyaruddin berharap banjir di Tanjungbalai tidak terjadi lagi di tahun-tahun yang akan datang, dengan melakukan komunikasi yang baik dari Kabupaten Asahan maupun propinsi bahkan ke pusat untuk mengambil langkah-langkah yang harus diambil.

Menurutnya, dari informasi yang diterima dan pantauan di lapangan bahwa jebolnya tanggul di Asahan sehingga banjir meluap sampai ke Tanjungbalai.

“Ada beberapa kendala persoalannya yaitu alur sungai yang sempit dengan bendungan yang baru dikerjakan oleh pihak terkait kurang maksimal, sehingga kita harus mengmabil langkah yang kongkret menyelesaikannya jangan terjadi banjir ini lagi ke depan,” ungkapnya.

Mahyrudin berharap kepada warga agar tabah dalam menghadapi musibah ini dan tetap menjaga kesehatan. (Dev)

Mungkin Anda juga menyukai