Kader Partai Banteng Moncong Putih Tanjung Balai Aksi Damai di Depan Polres, Ini Tuntutannya…

TANJUNGBALAI (medanbicara.com)-Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) beserta Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai PDI Perjuangan Kota Tanjungbalai beramai-ramai mendatangi Polres Tanjungbalai, Kamis (2/07/2020).

Kedatangan pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan se-Kota Tanjungbalai yang di pimpin oleh ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Tanungbalai, Surya Dharma AR SH melakukan aksi damai atau audiensi di depan kantor Polres Tanjungbalai serta menyatakan sikap terkait pembakaran bendera PDI Perjuangan di Jakarta Timur.

Eriston Sihaloho SH, Bendahara DPC sekaligus sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Tanjung Balai membacakan pernyataan sikap meminta Kapolri atau Kapolres Tanjung Balai mengusut tuntas oknum aktor intelektual yang membakar dan menyamakan bendera PDI Perjuangan dengan bendera Partai komunis Indonesia (PKI), yang menyebabkan kebencian kepada PDI Perjuangan dan memicu permusuhan di Negara Republik Indonesia (NKRI).

Meminta kepada Kapolri agar menindaklajuti dan mengusut tuntas oknum-oknum yang memproduksi, menyuruh dan mengibarkan bendera partai terlarang (PKI) pada saat aksi PA 212, di gedung DPR RI, Rabu 24 Juli 2020.

Meminta kepada Kapolres Kota Tanjungbalai agar mengusut dan menindak oknum-oknum yang sengaja menebar isu-isu negatif kepada PDIP yang menyebabkan kebencian terhadap partai PDI Perjuangan khususnya Kota Tanjungbalai.

“Hari ini kita datang ke Polres Tanjung Balai untuk melakukan audiensi serta menyatakan sikap terkait pembakaran bendera partai kami, kami juga meminta Polri Segera mengusut tuntas serta menangkap oknum aktor intelektual yang melakukan pembakaran terhadap bendera partai kami,” sambung Ketua DPC PDIP Tanjungbalai, Surya Dharma AR, SH.

Menurutnya, laporan DPC PDI Perjuangan ini bukan hanya di Kota Tanjung Balai saja, melainkan seluruh DPP, DPD, dan DPC Partai PDI Perjuangan se-Indonesia melakukan aksi serupa. (dev/gus)

Mungkin Anda juga menyukai