Muhammad Budi korban yang dibacok Kepot. (man)
Loading...

DELISERDANG (medanbicara.com)- Setelah dilaporkan Muhammad Budi ke Polres Deli Serdang, Rabu (9/1/2019), Alpa Patria alias Kepot (38), pria yang menyerang warga Dusun III Batu Lokong, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, mendatangi Bayek, adik kandung Muhammad Budi, Sabtu (12/1/2019).

Kepot tidak sendirian mantan narapidana berbagai kasus itu didampingi 2 temannya ke Polsek Galang. Kedatangan Kepot untuk membesuk Muhammad Sajali alias Bayek yang lebih dulu diamankan Polsek Galang atas laporan pengaduan Kepot dalam kasus yang sama.

Kedatangan Kepot dan 2 temannya itu di luar dugaan keluarga Bayek, karena pada awalnya Kepot ngebet kali melaporkan Bayek padahal perkelahian itu dipicu karena Kepot mendatangi Bayek dan mengajak berkelahi. Tak mau terpojok, Muhammad Budi pun melaporkan Kepot ke Polres Deli Serdang.

Kedatangan Kepot dan 2 temannya itu ke Polsek Galang membesuk Bayek karena Kepot sudah dapat kabar jika dirinya dilaporkan ke Polres Deli Serdang.

Maka agar kasusnya tak sampai mencuat dan tidak ditangkap maka Kepot bersama 2temannya membesuk Bayek dengan membawa makanan dalam rantang.

Dengan meneteskan air mata, Kepot pun meminta damai kepada Bayek. Tapi sepertinya Bayek enggan untuk berdamai karena pada awalnya Kepot yang mendatangi Bayek dan mengajak berkelahi. Bahkan Sahnul ayah kandung Kepot menjadi pemicu perkelahian itu karena menyuruh Kepot untuk melakukan penyerangan. Meski Muhammad Budi menyatakan bahwa mereka adalah bersaudara.

Kasubbag Humas Polres Deli Serdang, AKP Ritha Santhi membenarkan jika Kepot dilaporkan ke Polres Deli Serdang.

“Kita masih melakukan penyelidikan. Saksi korban pelapor yaitu Muhammad Budi sudah kita periksa,” sebutnya.

Seperti diberitakan, Kepot menyerang warga di Dusun III Batu Lokong Kecamatan Galang, Minggu (6/1/2019) sekira pukul 16.00 Wib. Kali ini yang menjadi korban adalah Muhammad Budi (42), warga Dusun V Desa Pisang Pala Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Tangan sebelah kiri Budi terkena bacokan Kepot. Tak terima, Budi pun memilih melaporkan Kepot ke Polres Deli Serdang, sesuai nomor laporan pengaduan Nomor: STTLP/07/I/2019/RES/DS.

Informasi dihimpun, sebelumnya Kepot bertemu Budi dan mengajak untuk berkelahi. Tapi Budi menjawab,” Sudahlah Kepot, untuk apa diperpanjang.”

Kepot menjawab,” Itu mama ku bang.” Tapi tiba-tiba Sahnul alias Pak Roy yang merupakan ayah kandung Kepot keluar dari belakang rumah dan berucap kepada Kepot, “Serang saja.”

Budi pun berfirasat jika Kepot bakal menyerang adiknya sehingga dengan mengendarai sepeda motor Budi berniat menjumpai kediaman adiknya di lokasi kejadian.

Di tengah perjalanan, Kepot mendahului Budi dan tiba di lokasi kejadian. Kepot pun langsung mengajak kedua adik Budi untuk berkelahi. Perkelahian pun tak terelakkan lagi. Bacok-bacokan pun terjadi antara Kepot dan adiknya Budi.

Budi berupaya melerai tapi Kepot menyerang membabi buta dengan menggunakan senjata tajam. Saat Kepot membacok adik Budi, maka Budi pun menangkis dengan tangan kirinya. Akibatnya tangan kiri Budi mengeluarkan darah akibat luka bacok.

Tak berapa lama, aparat Desa Pisang Pala tiba di lokasi kejadian dan melerai perkelahian sehingga perkelahian pun terhenti. Aparat Desa Pisang Pala pun menyuruh agar bubar. Budi pun berniat beranjak dari lokadi kejadian, tapi saat Budi mau pulang, Kepot mau menyerang lagi tapi aparat Desa Pisang Pala berhasil meredam situasi yang memanas.

Budi pun berucap kepada Kepot jika mereka baikan saja karena masih saudara tapi Sahnul ayah Kepot menjawab tak bisa lagi baikan sama keluarga Budi. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY