MEDAN (medanbicara.com) – Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ada yang beda dengan perhelatan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2018 yang akan digelar pada 16 Maret-16 April 2018 di Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan.

Salah satu perbedaannya, acara yang rutin diadakan setiap tahun itu kali ini didukung oleh 4 Kementerian Republik Indonesia yakni Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Koperasi dan UMKM.

Selain itu, PRSU 2018 dipromotori dan diorganisir oleh penyelenggara dari Jakarta yakni PT Malik Ghonniyu Razaak.

Presiden Direktur PT Malik Ghonniyu Razaak Hj Dewi Rosayanti Syam SE, dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Polonia Medan, Kamis (8/3), mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Yayasan PRSU yang telah mempercayainya untuk mengelola event tahunan tersebut pada tahun ini.

“Kami selaku promotor juga sangat senang sekali PRSU 2018 didukung oleh 4 kementerian. Kementerian Pariwisata misalnya, melirik event PRSU ini untuk diperhatikan,” kata Dewi Rosayanti Syam yang akrab disapa Rosa, didampingi Ketua Yayasan PRSU Nuzirwan B Lubis, Direktur Operasional PT Malik Ghonniyu Razaak H Irvan Widyanto, Show Director Amsul Nababan, Hidayat Turahman dan Public Relation PRSU 2018 Diurnanta Qelanaputra.

Rosa menambahkan, PRSU juga masuk dalam 100 kalender event Kementerian Pariwisata. Ini berarti yang ikut dalam pameran di event tersebut bukan hanya dari kabupaten/kota di Provinsi Sumut, melainkan juga diharapkan secara nasional bisa diikuti oleh 34 provinsi di Indonesia untuk masuk sebagai peserta pameran/kegiatan di PRSU 2018.

“Dengan begitu, maka dampaknya secara ekonomi bagi masyarakat Sumut adalah transaksi perdagangan bisa meningkat, juga akan mengundang orang datang ke sini sehingga berdampak pada arus penerbangan (flight). Apalagi jika kita bisa sampai masuk kalender event di kementerian-kementerian lainnya, itu akan saling support,” jelasnya.

Dia mengatakan, PRSU 2018 mengusung tema “PRSU Paten”  dan sub tema “Mari Tingkatkan Investasi, Pariwisata dan Perdagangan di Provinsi Sumatera Utara”. Dengan kata lain, acara ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan pada masyarakat Sumatera Utara itu sendiri.

“PRSU 2018 kurang lebih diikuti 320 peserta. Stand yang yang terisi hingga kini sekitar 80 persen. Harapan kami adalah peserta dari 33 kabupaten/kota di Sumut nantinya mampu merangkul calon-calon investor untuk membangun perekonomian di masing-masing kabupaten tersebut,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Ketua Yayasan PRSU Nuzirwan B Lubis, mengatakan, tahun ini PRSU berusia 47 tahun. Pada PRSU tahun-tahun sebelumnya, kata dia, acara pembukaan dan penutupan PRSU dilaksanakan oleh pihak kabupaten/kota, maka di tahun ini PRSU akan dibuka oleh Pemprovsu (Pemerintah Sumatera Utara).

Soft opening PRSU 2018, lanjut Nuzirwan, pada tanggal 16 Maret 2018. Sejumlah kegiatan yang bakal digelar antara lain exhbitin and concert, table top forum investasi, gelar investasi produk unggulan daerah, automotive dan properties expo, pementasan kesenian dan budaya 33 kabupaten/kota, wahana atraktif dan adventure land, festival kuliner Sumut dan lain-lain.

Nuzirwan berharap masyarakat Sumut turut menyukseskan acara ini karena memang diselenggarakan untuk rakyat.

“Acara ini milik kita bersama, jadi mari kita sukseskan bersama,” ujarnya.

Show Director Amsul Nababan mengatakan, event ini memiliki beberapa panggung acara yakni panggung utama, panggung keong, dan beberapa panggung lainnya. Pihaknya juga akan mendatangkan sekitar 16 artis terkenal di antaranya Govinda, Sheila On7, New Trio Macan, Tipe-X, dan Wali.

“Tak ketinggalan, kita juga hadirkan artis lokal Sumut, band musik, ada DJ Competition, Stand Up Comedy Competition, lomba edukasi untuk anak-anak, lomba pemilihan Putra Putri PRSU 2018, dan banyak lagi acara meriah lainnya untuk menghibur pengunjung,” kata Amsul.(emzu)

 

TIDAK ADA KOMENTAR