Jasad korban sebelum dievakuasi petugas. (mdc)

SERGAI (medanbicara.com)– Ngebut, mobil pick up nabrak pantat truk. Duh! Sopirnya kabur, tinggalkan kernet dengan kondisi kepalanya hancur.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di Dusun II, Desa Liberia Sidodadi, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut.

Informasi yang dihimpun, Rabu (31/10?2018), lakalantas tersebut terjadi dini hari sekira pukul 00.30 WIB.

Korban tewas bernama Rusli (18), kernet pick up Grand Max Nopol BK 8621 CY, warga Desa Titi Merah, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.

Sementara truk yang pantatnya ditabrak pick up Nopol BL 8818 A. Sopir truk bernama Alfi Adlar (49), warga Jalan Rakyat, Medan.

Menurut sejumlah saksi mata, kecelakaan berawal saat pick up yang mengangkut kelapa itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan Menuju Tebing Tinggi.

Setiba di lokasi kejadian, dump truk BL 8818-A yang dikemudikan Elfi Adlar (49), warga Jalan Rakyat, Kelurahan Sidorame Timur, Medan dengan kernet Suhaimi (53), warga Jalan Bersama, Lingkungan VII, Bandar Selamat, Medan mengalami pecah ban dan berhenti di jalan umum arah Tebing Tinggi menuju Medan.

Saat itu, mobil pick GranMax BK 8621 CY, melaju dari arah yang sama dengan dump truk menuju Medan. Namun, diduga akibat kurang konsentrasi dan hati-hati, sopir pick-up tidak melihat dump truk yang berhenti di badan jalan.

Ketika jarak sudah sangat dekat, sang sopir diduga terkejut dan langsung melakukan pengereman. Namun, karena jarak sudah terlalu dekat, usaha sang sopir akhirnya sia-sia. Brakkk…! mobil pickup kemudian menabruk truk dari belakang.

Akibatnya, sang kernet yang duduk di sebelah kiri terjepit dan tewas seketika dengan kondisi kepala pecah. Melihat itu, sang sopir yang diduga hanya mengalami cedera ringan langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui kemudian melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.

Kasat Lantas Polres Sergai AKP Haris mengatakan, telah menangani laka lantas tersebut. Sejauh ini pihaknya belum mengetahui keberadaan sopir pick up Grand Max yang kabur.

“Akibat kejadian itu satu orang tewas dan sudah dijemput keluarganya, sedangkan sopir masih dalam penyelidikan,” terangnya. (msc/mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY