Gas untuk masyarakat miskin. (ist)

TANJUNGBALAI (medanbicara.com)- Plt Kepala Satpol PP dan Perindag Tanjungbalai melakukan sidak terkait kelangkaan gas 3 kg dan melonjaknya harga mencapai Rp30.000 per tabung, Senin malam (6/11/2018).

Sidak dilakukan ke PT Tomimaru Gasindo, tapi tidak diizinkan masuk oleh sekuriti berhubung karena tidak adanya orang dan aktivitas di dalam.

Alhasil tim yang dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Pol PP Burhan hanya berdialog dengan HRD PT Tomimaru Gasindo, M Tambunan.

Menurut Tambuhan, pihaknya (PT Tomimaru Gasindo) beroperasi seperti biasanya, pasokan yang dikeluarkan sudah mencukupi tidak ada yang dikurangi dan ditambahi apalagi penimbunan dan permainan harga.

“Itu tidak ada,” ucapnya.

Tambunan menyarankan kepada tim sidak untuk datang esok hari.

Menyikapi hal tersebut, penggiat sosial yang ikut mendampingi sidak, Nazmi Hidayat Sinaga bersama Ahmad Dairoby dan Syafrizal Manurung merasa sangat kecewa. Apalagi, katanya, DPRD dan Kabag Perekonomian Pemerintah Kota Tanjungbalai tidak ikut.

“Ini merupakan masalah krusial yang berdampak pada hajat hidup orang banyak, kenapa tidak sigap,” katanya.

Menurutnya, ada dugaan kuat terjadinya permainan hingga terjadi kelangkaan dan harga fantastis yang dilakukan oknum demi meraup keuntungan pribadi.

“Maka sekali lagi dengan tegas kami sampaikan kepada aparat kepolisian segera melakukan investigasi menyelidiki apa motif kelangkaan dan meroketnya harga gas 3 kg yg merupakan perioritas untuk masyarakat kecil,” katanya. (gus/ino)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY