Kondisi korban tewas di RSUD Tarutung. (msc/bis)
Loading...

TAPUT (medanbicara.com)–Cewek Melva Br Purba (23), terlempar dan tewas di tempat. Kondisi warga Jalan Firman Simamora, Desa Simamora, Kecamatan Tarutung, Sumut, itu mengenaskan.

Sementara temannya, Aronaduhu Gea (26), warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, mengalami luka serius. Ia mengalami luka pada paha, jari kelingking kanan putus, luka pada tangan kanan dan sulit digerakkan.

Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (15/11/2018), peristiwa maut itu terjadi di Jalan Lintas Tarutung-Siborongborong Km 11-12, tepatnya di Parpangiran, Desa Hutaraja, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumut.

Kedua korban yang berboncengan sepeda motor Honda Beat nomor polisi (Nopol) BB 6935 NN, ditabrak mobil pick up Grand Max nomor polisi (Nopol) BK 9564 ZF yang dikemudikan Parjikin, warga Dusun VII, Desa Pulo Tagor, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Keterangan yang dihimpun dari lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan maut berawal saat mobil pick up melaju dari jalan Tarutung ke arah Siborongborong.

Setelah tiba di TKP-di jalan menikung ke kiri arah tujuannya, Parjikin diduga lalai dan tidak hati-hati, sehingga mobilnya slip dan lepas kendali dan akhirnya bertabrakan dengan sepeda motor yang dikemudikan Aronaduhu Gea berboncengan dengan Melva Purba.

Karena benturan keras antara korban dan kedua kendaraan tersebut, Melva Purba tewas di tempat kejadian dengan luka parah di bagian kepala dan wajah, sementara Aronaduhu Gea luka berat.

Tidak lama setelah kejadian, Unit Laka Sat Lantas Polres Taput tiba di lokasi melakukan olah TKP. Kemudian kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Tarutung untuk perawatan medis dan visum.

Kapolres Taput, AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi, melalui Kasubbag Humas, Aiptu Sutomo MS, Kamis (15/11/2018) mengatakan, pengemudi pick up Grand Max nomor polisi BK 9564 ZF Parjikin serta kedua kendaraan telah diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil penyelidikan, diduga pengemudi pik up Grand Max lalai dan tidak hati-hati mengemudi sehingga tabrakan itu terjadi. Untuk korban meninggal dunia telah dibawa oleh keluarganya,” ujar Aiptu Sutomo MS. (msc/bis)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY