Satu Keluarga Rusak Gereja Pakai Beko, Seorang Jemaat Ditabrak Pelaku Dari Belakang

oleh

Setelah melakukan olah TKP, saat polisi hendak pergi para jemaat yang mayoritas kaum ibu-ibu menghentikan laju kendaraan polisi dengan cara duduk di tengah jalan. “Kami minta usir mereka disini pak, karena nyawa kami yang jadi taruhannya,” teriak jemaat kepada polisi.

Mendengar itu, pihak kepolisian mengaku tidak ada wewenang untuk mengusir warga. “Kalau masalah itu kepada pihak pemerintahan, kita tak ada wewenang,” tegas polisi.

Kepala Desa Lau Bakeri, Adil Ginting yang berada di lokasi langsung merespon para jemaat. Dan berjanji akan segera mengusir IG cs dari kediamannya. Mendengar itu, barulah para jemaat membubarkan diri.

Josia pun meminta kepada para jemaatnya untuk dapat menahan diri, dan memberi kepercayaan kepada pihak yang berwajib.

“Kami hanya minta polisi segera menangkap IG dan yang lainnya. Karena bukti berupa cctv, bukti surat kepemilikan tanah sudah kami serahkan ke polisi. Jadi kami mohon kepada pihak kepolisian, mohon segera ditangkap pelakunya. Agar kami bisa beribadah kembali dengan tenang,” tutup Josia Surbakti. (za)