Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan budaya Melayu. Hal ini dibuktikan dengan telah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kebudayaan Melayu.
“Disahkannya Perda ini merupakan bentuk penghargaan luar biasa terhadap budaya Melayu yang merupakan identitas masyarakat Langkat,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Syah Afandin mengajak seluruh masyarakat Melayu untuk menggali potensi daerah dan bergerak bersama membangun Langkat melalui kekuatan budaya dan adat istiadat.
“Sudah saatnya masyarakat Melayu menunjukkan peran aktifnya, bukan hanya dalam pelestarian budaya, tapi juga dalam mendorong kemajuan daerah,” pesannya.
Penobatan Kejuruan Bahorok ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kembali nilai-nilai adat dan budaya Melayu di Langkat sebagai bagian integral dari pembangunan daerah yang berakar pada kearifan lokal.(rel)






