Disaat Sulung menunggu korban, sampan nelayan lain melintas dan dipanggil Sulung. Dua nelayan yang dipanggil Sulung itu berhenti dan masuk kedalam sampan korban. Saat ditanya kok sendirian? Dimana Teja? Sulung menjawab jika Teja atau korban terdampak ke laut. Saat sampan korban mau dihidupkan ternyata engkol sampan tidak bisa dan ketika Sulung ditanya dimana engkok sampan, Sulung menjawab jika engkol sampan tercapai ke laut bersama Teja.
Kedua nelayan itupun curiga karena engkol mesin sampan bisa terdampak ke laut bersama korban sedangkan mesin sampan berada di tengah sampan. Kedua nelayan itupun menggiring sampan korban ke tepi pantai. Saat turun di tepi pantai, Sulung malah mau menghantam warga sekitar yang sedang menjemur udang kecepe, sehingga warga lari menyelamatkan diri. Bahkan siapa saja yang mau mendekat, Sulung mau menghantamnya. Namun salah seorang warga sekitar ada yang berani dengan menghantam Sulung sehingga membuat warga lainnya ikut mengamankan Sulung dan warga memberitahu kepada aparat desa dan pihak kepolisian. Disaat diamankan itulah Sulung mengaku jika korban diduga dipukul pakai es balok dan engkol sampan mesin.
Kapolsek Pantai Labu Polresta Deli Serdang Iptu Sujarwo ketika dikonfirmasi mengatakan jika Muhammad Juniarto alias Sulung diamankan dan masih tahap penyidikan. “Perkara ini masih akan digelar untuk menentukan status Muhammad Juniarto alias Sulung,” jawabnya. (man)






