Pukul Nelayan Pakai Balok Es dan Engkol, Pelaku Ditetapkan Tersangka

oleh

Kemudian korban berupaya naik lagi ke sampan dengan memegang pinggiran sampan. Tapi saat korban berupaya naik ke sampan, korban dipukul dengan engkol mesin sampan oleh tersangka dan korban jatuh lagi ke laut dan engkol mesin sampan di buang kelaut. Namun hingga beberapa waktu lamanya, korban tak nongol lagi.

Disaat Sulung menunggu korban, sampan nelayan lain melintas dan dipanggil Sulung. Dua nelayan yang dipanggil Sulung itu berhenti dan masuk kedalam sampan korban. Saat ditanya kok sendirian? Dimana Teja? Sulung menjawab jika Teja atau korban tercampak ke laut. Saat sampan korban mau dihidupkan ternyata engkol sampan tidak ada dan ketika Sulung ditanya dimana engkol sampan, Sulung menjawab jika engkol sampan tercampak ke laut bersama Teja.

Kedua nelayan itupun curiga karena engkol mesin sampan bisa tercampak ke laut bersama korban sedangkan mesin sampan berada di tengah sampan. Kedua nelayan itupun menggiring sampan korban ke tepi pantai. Saat turun di tepi pantai, Sulung malah mau menghantam warga sekitar yang sedang menjemur udang kecepe, sehingga warga lari menyelamatkan diri. Bahkan siapa saja yang mau mendekat, Sulung mau menghantamnya. Namun salah seorang warga sekitar ada yang berani dengan menghantam Sulung sehingga membuat warga lainnya ikut mengamankan Sulung dan memberitahu kepada aparat desa dan pihak kepolisian. (man)