Ia menegaskan bahwa upaya tersebut membutuhkan kerja sama dan dukungan dari para ustaz, ustazah, serta seluruh pengurus LPTQ yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang pembinaan Al-Qur’an.
“Ini bukan pekerjaan ringan dan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar Tanjungbalai kembali dikenal sebagai daerah yang melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi,” ujarnya.
Wali Kota Mahyaruddin Salim juga berharap agar pengurus LPTQ yang baru segera menyusun langkah-langkah strategis dan konkret serta menjalin koordinasi dengan LPTQ Provinsi Sumatera Utara guna mencapai target pembinaan yang optimal.
“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus LPTQ yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab demi membesarkan syiar Al-Qur’an di Kota Tanjungbalai,” pungkasnya.
Adapun susunan pengurus LPTQ Kota Tanjungbalai yang dilantik yakni Ketua Umum Nurmalini Marpaung, Sekretaris H. Faisal Sinambela, dan Bendahara Deni Putra Ardiana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Utara Elmansyah, Ketua MUI Kota Tanjungbalai Ardiansyah, staf ahli, kepala OPD atau perwakilannya, para camat dan lurah se-Kota Tanjungbalai, serta jajaran pengurus LPTQ Kota Tanjungbalai.(Vin)






