Tak Senang Ditegur, Sekeluarga Lempari Warga Hingga Berdarah-darah

oleh

Namun kedatangan Masri untuk melerai itu membuat terlapor naik pitam dan menyerbu Masri. Bukan hanya pasutri saja yang menyerbu Masri, anak dan menantu dari terlapor juga ikut-ikutan menyerbu Masri. Bahkan terlapor pasutri itu melempar anak dari Masri berinisial DAI (13) dengan menggunakan batu mengenai kening. Darah langsung mengucur deras dari kening korban.

Melihat kondisi korban yang berdarah-darah, Masri dan keluarganya membawa korban ke klinik terdekat. Sebagai pertolongan pertama, kening korban mendapat beberapa jahitan. Tak terima, Masri melaporkan pasutri itu ke Polrestabes Medan sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STTLP / B / 540 / II / 2026 / SPKT / Polrestabes Medan / Polda Sumatera Utara tanggal 3 Februari 2026.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvin Simanjuntak ketika dikonfirmasi via aplikasi whatsapp pada Selasa (10/2/2026) sore belum menjawab konfirmasi yang dikirimkan meskipun pesan konfirmasi yang dikirim sudah contreng dua hitam yang artinya sudah terkirim. (man)