PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

oleh

Menurutnya, Pemko Medan siap mendukung program tersebut, antara lain melalui sosialisasi kepada masyarakat serta penyediaan data terkait riwayat penyakit yang dipengaruhi oleh panas ekstrem guna mendukung pemetaan dan mitigasi risiko.

Sebelumnya, pihak PMI meaparkan Program Ketahanan Panas Perkotaan terhadap Panas Ekstrem di Indonesia. Program ini dilatarbelakangi oleh pesatnya urbanisasi, keterbatasan ruang hijau, meningkatnya populasi rentan, serta tren kenaikan suhu dan fenomena urban heat island yang meningkatkan risiko bagi masyarakat perkotaan.

Program tersebut bertujuan membangun ketahanan kota secara jangka panjang terhadap panas ekstrem melalui penguatan pengakuan di tingkat nasional dan lokal, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pelaksanaan kegiatan berbasis masyarakat dengan model yang dapat diperluas dan direplikasi.

Selain itu, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kota terhadap risiko panas ekstrem yang semakin meningkat akibat perubahan iklim, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap dampak kesehatan.

Disampaikan pula bahwa Kota Medan menjadi salah satu kota pilot project program Urban Heat atau panas ekstrem yang dilaksanakan PMI bersama BMKG. Program ini berlangsung sejak September 2025 hingga Februari 2027, dengan harapan hasilnya dapat direplikasi di kota-kota lain di Indonesia.(rel)