“Kami mengucapkan minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Silau Laut. Mari kita bersama menjaga adat yang telah diwariskan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah.
“Pesta adat Syech Silau Laut ini merupakan bentuk pelestarian adat dan budaya yang harus terus dijaga. Budaya adalah aset penting dalam membangun jati diri bangsa serta mendukung pembangunan yang berkarakter,” ungkapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyukseskan acara tersebut, serta berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan dengan inovasi yang lebih baik di masa mendatang.
Salah seorang warga, Legino, mengatakan bahwa pesta adat ini telah berlangsung sejak lama dan selalu dinantikan masyarakat.
“Sejak saya kecil, kegiatan ini sudah ada. Biasanya dilaksanakan sekitar satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri dan selalu ditunggu-tunggu masyarakat,” ujarnya.
Legino berharap tradisi Pesta Adat Syech Silau Laut dapat terus dilestarikan setiap tahunnya sebagai warisan budaya daerah.(Vin)






