“Kami siap berkolaborasi dan bekerja maksimal agar Langkat dapat menjadi daerah percontohan serta yang terdepan dalam pelaksanaan program ini,” tegasnya.
Selain penguatan ekonomi kreatif perempuan, rapat kerja turut membahas kondisi sarana dan prasarana UPTD PPKB/PPA yang terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Langkat mengusulkan percepatan revitalisasi fasilitas guna memastikan pelayanan terhadap perempuan dan anak dapat kembali berjalan optimal.
Menurut Bupati, peran UPTD PPKB/PPA sangat vital, khususnya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada perempuan dan anak, terlebih dalam situasi pascabencana.
“Kami berharap adanya dukungan dari Kementerian PPA untuk percepatan revitalisasi sarpras, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat segera pulih dan semakin ditingkatkan kualitasnya,” ungkapnya.
Wakil Menteri PPA, Veronica Tan, menyambut baik kehadiran Bupati Langkat serta menyatakan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, baik dalam implementasi program unggulan maupun peningkatan layanan perlindungan perempuan dan anak.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan perempuan yang mandiri secara ekonomi serta memastikan perlindungan yang optimal bagi perempuan dan anak di Kabupaten Langkat, khususnya dalam menghadapi tantangan pascabencana.(rel)






