Kebersamaan tampak semakin erat saat acara dilanjutkan dengan kegiatan makan bersama. Di momen ini, batas antara pemimpin dan rakyat seolah melebur menikmati hidangan yang disajikan, saling bersalaman, dan berbagi cerita. Hal ini menjadi bukti nyata ikatan silaturahmi yang kokoh antara pemerintah daerah dan masyarakatnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Idul Adha 1447 H yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Simalungun, Riando P. Purba, memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panjang persiapan yang telah disusun Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Menurutnya sebelum hari puncak perayaan, suasana kemeriahan telah terasa sejak malam takbiran, dimulai dengan pelepasan pawai takbir keliling yang dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun dari halaman Kantor Bupati di Pematang Raya. Suara takbir bergema sepanjang jalan, mengundang warga keluar rumah untuk ikut serta memeriahkan malam yang suci itu.
“Momentum ini diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Simalungun,” ungkap Riando, seraya menjelaskan wujud nyata kepedulian tahun ini.
Riando menyampaikan bahwa melalui PHBI, Pemerintah Kabupaten Simalungun menyalurkan sebanyak 40 ekor hewan qurban berupa sapi yang dibagikan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, Bupati Simalungun juga turut berpartisipasi secara pribadi dengan menyerahkan 10 ekor hewan qurban tambahan, menambah jumlah bantuan yang akan disebarkan hingga ke pelosok desa.
Hadir mendampingi kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting daerah, antara lain Kapolres Simalungun, Marganda Aritonang, Sekda, Mixnon Andreas Simamora bersama pejabat di lingkungan Pemkab Simalungun, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Perayaan Idul Adha 1447 H tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Simalungun. Lebih dari sekadar penyembelihan hewan Qurban, hari raya ini menjadi bukti bahwa nilai pengorbanan, kasih sayang, dan persaudaraan tetap menjadi pondasi utama yang menyatukan seluruh warga Kabupaten Simalungun dalam kedamaian dan keberkahan.(rel)






