Ia berharap pembangunan fasilitas serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Sumut, terutama daerah-daerah yang sulit dijangkau.
“Oleh karena itu, kami berharap mungkin Finlandia bisa mensupport program untuk membangun PSEL ini. Kami harap kita bisa kerja sama dengan skala yang sama atau yang lebih kecil di beberapa wilayah,” tegas Bobby.
Menariknya, Finlandia ternyata pernah mengalami persoalan sampah yang serupa dengan Indonesia. Duta Besar Pekka Kaihilahti mengungkapkan bahwa negaranya dulu juga bergulat dengan tantangan pengelolaan limbah.
Namun, berkat pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi, kini hanya sekitar satu persen sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).






