Disebutkannya lagi, kegiatan Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan rutin kepramukaan, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk dan memupuk karakter generasi muda sejak dini, kepemimpinan, persaudaraan, serta peningkatan keterampilan bagi Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia.
“Tentu karakter ini merupakan pondasi dasar kita untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Jangankan usia remaja, orang tua saja masih butuh pembentukan karakter yang baik,” ungkapnya.
Karena itu, para pelajar yang saat ini duduk di bangku SMP dan SMA dinilai beruntung karena telah mendapatkan proses pembentukan karakter melalui kegiatan Pramuka.
Melalui kegiatan tersebut, kata Fadly, para peserta ditempa untuk mampu berkomunikasi, bersikap, berinteraksi dengan orang yang baru dikenal, sekaligus memupuk jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab.
“Bagaimana cara berkomunikasi, bersikap, bagaimana cara berhadapan dengan orang baru dikenal, memupuk jiwa kepemimpinan, kemudian tanggung jawab, dan tentunya cinta Tanah Air,” katanya.
Jambore Nasional merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka Penggalang usia 11 hingga 15 tahun yang diselenggarakan sebagai wadah pembinaan karakter, mempererat persaudaraan, mengembangkan potensi peserta, serta mengamalkan nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka
Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota Fadly Abdina berharap anggota Pramuka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin, semangat, dan rasa percaya diri. Tunjukkan Pramuka Tanjungbalai memiliki karakter yang tangguh, berakhlak mulia, menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya, serta mampu menjalin persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. (Vin)






