“Kita ingin pembangunan difokuskan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Harapannya pada 2027-2028 di Sumatera Utara tidak ada lagi daerah yang tertinggal,” ujarnya.
Surya menilai keberadaan penerbangan langsung Kualanamu–Nias tidak hanya akan mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dan menarik minat investor. Konektivitas udara yang semakin baik diyakini akan membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi daerah-daerah di Sumut.
“Penambahan rute dari Medan ke daerah-daerah di Indonesia akan berdampak pada investasi. Sumut akan semakin banyak memiliki peluang investasi di luar Jawa,” katanya.
Selain pembukaan kembali rute penerbangan, Surya juga meminta Garuda Indonesia turut membantu mempromosikan potensi Sumatera Utara melalui layanan penerbangan. Menurutnya, kekayaan kuliner dan seni budaya daerah masih dapat lebih maksimal diperkenalkan kepada para penumpang.(rel)






